AGENDA HEARING DI DPRD KAB.JEMBER GAGAL TIDAK TERLAKSANA

0
28

Reporter : Tim Jatim

Modusinvestigasi.com | Jember – DPRD Kabupaten Jember menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP ) atau Hearing bersama Kelompok Tani dari kecamatan Puger , HIPPA , Muspika Puger dan Dinas PU Bina Marga dan  SDA kabupaten jember juga dari pihak PT.Imasco Asiatic namun RDP tersebut gagal tidak terlaksana

dengan agenda penyampaian aspirasi terkait masalah saluran irigasi di daerah Puger Wetan Puger Jember Jawa Timur ini adalah momen penting dari berbagai pihak untuk menyampai kan argumentasi nya atau pendapat nya supaya masyarakat luas tahu persoalan yang sebenar nya

Melalui WA Koran modusinvestigasi.com menghubungi jajaran Humas Imasco Asiatic Sugianto di karena kan di dalam Pabrik Semen PT Imasco Asiatic masih menerapkan karantina, isolasi, kepada seluruh kariyawan dan  elemen yang ada di dalam pabrik,dan juga untuk membantu pemerintah agar Covid 19 tidak merebak maka kami lebih baik berdiam diri didalam pabrik guna pandemi covid 19 tidak merebak papar nya

Hearing di DPRD Jember sebanarnya sudah ter jadwal atau  ter agendakan  tanggal 22/09/2020  dikarenakan dari beberapa pihak termasuk PT Imasco Asiatic tidak hadir, maka rapat dengar pendapat Petani Puger dengan anggota DPRD atau Hearing di tunda  dengan batas waktu yang belum ditentukan

Pantauan Modusinvestigasi.com Petani puger di dampingi oleh PMII( Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia) juga ada dari HIPPA dan Kelompok Tani Puger kabupaten jember sedangkan pihak PT Imasco Asiatic tidak satupun yang hadir dalam dengar pendapat dengan anggota Dewan DPRD Jember

Di sela sela gagal nya rapat dengar pendapat kami menghubungi anggota  Dewan DPRD Jember komisi C bapak H Agus Sahroni dari Fraksi PANDEKAR  PT Imasco Asiatic ber Investasi Besar di Jember dan proses prizinan irigasi sudah melalui tahapan tahapan yang benar,

ini adalah tentang kesiapan pemimpin daerah itu sendiri, baru kalau daerah tidak siap maka persoalan ini di limpahkan di propinsi ,hal ini menandakan ketidak mampuan Bupati Jember , mengatasi hal kecil saja tiada punya kemampuan  bagaimana nanti jika  menghadapi hal yang lebih besar dari persoalan ini bepapar nya.***