Bupati Tinjau Kampung Literasi Pagersari Dialog Soal Pertanian

0
108

Modusinvegitasi.com | KENDAL | Parjiono

Kendal – dr. Mirna Anisaa, M.Si beserta rombongan, Senin (4/2/2019) meninjau Kampung Literasi Patean di Desa Pagersari kecamatan Patean yang selain sudah melek dengan berbagai pengetahuan juga maju dalam bidang pertanian dan peternakan.

Dalam kunjungannya tersebut Bupati Mirna menilai Desa Pagersari menunjukkan kemandirian dalam banyak hal terutama literasi atau kondisi masyarakat yang yang melek akan berbagai pengetahuan terutama dalam bidang pertanian. Sehingga tak heran kalau banyak yang berkunjung terutama dari luar daerah untuk belajar.

“Saya bersuyukur sekali Desa Pagersari mampu mempertahankan prestasinya tetap menjadi contoh kemajuan desa dan kreatifitas warga desa tingkat Jawa Tengah bahkan nasional,” kata Bupati.

Pengelola Kampung Literasi, Munawar, Spd, MPd di Desa Pagersari Kecamatan Patean, mengatakan, banyak komunitas, pedagang, wirausahawan, pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah maupun pejabat berkunjung ke Kampung Litarasi. Setelah berkembang, Kampung Literasi ternyata banyak memiliki manfaat besar bagi masyarakat kampung sekitar. Bahkan banyak kalangan untuk melakukan studi banding. Rombongan yang datang kadang puluhan hingga ratusan orang.

“Yang sudah langganan itu dari para santri Pondok Pesantren Gontor, mahasiswa Semarang, dan rombongan dari pejabat dinas terkait. Mereka datang kemari untuk belajar bersama kami,” tutur dia.

Dengan banyaknya rombongan tamu dari berbagai daerah yang datang ke Kampung Literasi membuat masyarakat setempat semakin senang dan bangga. Eko Nuryanto warga desa setempat mengaku senang dan bangga desanya selalu ramai dikunjungi banyak orang. Setiap ada rombongan tamu yang datang berkunjung ke Kampung Literasi, justru digunakan warga untuk menampilkan dan menyuguhkan berbagai potensi. Baik berupa hasil karya olahan ibu-ibu, maupun hasil kreasi anak-anak dam lainnya.

“Jika ada tamu, warga tidak hanya melihat kehadiran para tamu rombongan dari luar daerah. Momen tersebut justru, bagi sebagian masyarakat dimanfaatkan untuk menampilkan berbagai potensinya,”ujarnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here