CATAT WAKTU nya, DOB Bogor Timur Kembali Dibahas di DPRD

0
327

Modusinvestigasi.com | BOGOR | Veronica / Liana

Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Timur, kembali dibahas Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Bogor, pekan depan.

Ketua Pansus DOB Kabupaten Bogor Timur, Junaidi Samsudin menjelaskan, pansus sempat terhenti lantaran para anggota legislatif fokus dalam Pileg 2019.

Kemarin fokus dulu ke Pileg. Pansus mulai lagi pekan depan. Kita akan gencarkan pembahasan sampai siap untuk diparipurnakan bersama bupati dan dibawa ke gubernur,” kata Junaidi kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Dia menuturkan, masih ada enam desa yang menandatangani Surat Keputusan Musyawarah Desa (SKMD). Dalam pembahasan lanjutan, tim pansus bakal mengundang seluruh tokoh masyarakat desa yang belum tanda tangan SKDM.

“Kita undang juga teman-teman Presidium Bogor Timur dan tokoh masyarakat sekaligus perwakilan desa-desa yang belum membuat SKMD,” ujar politisi PPP itu.

Menurutnya, jumlah desa yang belum membuat SKMD masih simpang siur. “Kata presidium sekian dari Bappeda sekian. Beda. Makanya kita mau panggil semua supaya sinkron,” tegasnya.

Dia pun menargetkan pembahasan selesai sebelum jabatan anggota DPRD Kabupaten Bogor berakhir pada Agustus 2019.

“Secepat mungkin. Mungkin sebelum agustus selesai. Kita ingin cepat karena masih banyak agenda lain juga,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Presidium Pemekaran Bogor Timur, Alhafiz Rana menegaskan, meski anggota dewan yang saat ini menjabat tidak terpilih lagi dalam Pemilu 2019, mereka harus menyelesaikan pembahasan pada tingkat Panitia Khusus (Pansus) hingga diparipurnakan bersama Bupati Bogor, untuk diusulkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Anggota dewan periode 2014-2019 kan masih kerja sampai Agustus. Kami berharap bulan Juni, pansus selesai dan bisa diparipurnakan,” kata Alhafiz saat dihubungi beberapa waktu yang lalu.

Jadi, kata dia, tidak alasan bagi mereka para wakil rakyat, terutama yang tergabung dalam tim pansus, untuk lepas tangan membahas DOB Bogor Timur kala tumbang di Pemilu 2019.

“Memang masih ada beberapa beberapa desa yang belum memenuhi Surat Keputusan Musyawarah Desa (SKMD). Tapi kami pastikan itu selesai pada Mei. Jadi, bulan Juni bisa diparipurnakan untuk diusulkan ke Gubernur Jawa Barat,” kata dia.

Ia menambahkan, sembilan desa yang belum menyelesaikan SKMD akni Desa Wanaherang, Gunungputri, Tlajungudik, Cikeas, Cicadas, Kembangkuning, Leuwikaret dan Nagrak.

“Lokasi ibu kota di Kecamatan Jonggol. Maret sudah selesai. Alhamdulillah semua mendukung,” katanya.***