Interupsi Mahasiswa Kagetkan Pelantikan Anggota DPRD Kota Bogor

0
196

Modusinvestigasi.com | Bogor | Veronica 

Di tengah pelantikan anggota DPRD Kota Bogor terpilih, tiba-tiba mahasiswa dari KAMMI Bogor Raya menginterupsi seluruh anggota dewan yang hadir.

Para mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) tersebut meminta agar seluruh anggota DPRD Kota Bogor periode 2019-2024 melakukan penandatanganan fakta integritas.

Penandatangan fakta integritas sendiri langsung di tandatangani oleh Ketua DPRD Kota Bogor sementara, Atang Trisnanto.

Ketua KAMMI Bogor, Arief Sibghotulloh, mengungkapkan tujuan dari adanya penandatanganan fakta integritas agar mereka siap menjalankan fungsinya sebagai mestinya.

“Kita ingin pada momen pelantikan ini tidak menjadi momentum kematian aspirasi rakyat di sini,” katanya.

“Ketika pelantikan ini sebenarnya kita sangat mendukung sekali anggota DPRD yang sekarang, kita juga mengucapkan selamat atas dilantiknya semua anggota DPRD Kota Bogor 2019,” katanya.

“Berharap anggota DPrD yang sekarang kemudian ketuanya bisa mengakomodir harapan-harapan masyarakat Bogor terutama mahasiswa,” ujarnya kepada Modusinvestigasi.com, Selasa (20/08/2019).

Arief menjelaskan dalam fakta integritas tersebut berjudul Litura DPRD Lima Tuntutan Rakyat Untuk DPRD Periode 2019-2024.

Pertama agar DPRD Kota Bogor terpilih agar menjalankan tugasnya jujur, amanah dan profesional, bekerja sama.

Kedua,  mengkritisi dalam mengawasi kebijakan pemerintah Kota Bogor.

Tiga  Mengakomodir dan menindaklanjuti setiap aspirasi dari masyarakat tanpa terkecuali.

Empat mementingkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi dan golongan.

“Dan yang kelima melawan praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN),” jelasnya.

“Apabila terdapat diantara anggota DPRD Kota Bogor yang terlibat dalam praktik KKN, maka segera meminta maaf kepada masyarakat Kota Bogor dan mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Kota Bogor,” katanya.