Kurang Perhatian Bina Marga, Rambu Pertigaan Pasar Gladak Tidak Berpungsi

0
34

Reporter : Surdiyani

Modus investigasi.com, Kendal – warga kaliwungu selatan tidak pernah menghiraukan keselamatan dirinya, berjualan di sepanjang pertigaan gladak, padahal banyak lalu lalang armada pengangkut Kayu yang bermuatan berat dan rambu yang sudah terpampang sering tidak di hiraukan oleh supir armada yang membawa tanah dan kayu dari playwood yang di kirim ke Jakarta, 27/11/2020.

Hasil wawancara dengan pedagang asongan di pasar gladak, merasa dirinya sangat kawatir juga pagi, “armada besar yang muat tanah sudah berjalan ya sekitar pukul 5 pagi” ungkap salah satu pedagang asongan yang ada di sekitar jalan. Padahal di dalam aturan rambu-rambu lalu lintas yang di pasang kelas 3 dan jam kerja sudah di pasang juga kenapa armada besar jalan terus, kan sudah ada aturanya pak wartawan, kelihatanya tidak pernah di hiraukan ama pengusaha tambang dan supir pengangkut tanah tersebut,

Wartawan modus investigasi, beretemu dengan narasumber yang pernah mengeluh tentang armada besar” yang membuat warga kaliwungu selatan kadang was” takut dan sesak nafas dikarenakan debu” ( folusi ) sampai kemana”  kalau armada lewat sampai” debu masuk ke dalam rumah kenapa pengusaha tambang kadang jalan di siram kadang tidak kemungkinan lupa petugas penyiram sepanjang jalan dari kuary sampai pasar gladak yang sudah di kasih tugas armada pembawa air, seharusnya di siram setiap jam, tetapi dulu warga pernah mengeluh dan mengadu ( LSM ), Sempat warga menanyakan ke dinas diduga dinas terkait tutup mata.

Adanya aduan warga ke lsm ungkapnya, sudah di sampaikan kipihak dinas” dan warga pernah menanyakan di dinas juga tentang aturan” armada pengangkut tanah  dan armada pengangkut kayu di play woodd dan  galian C.dari jam 08 : 00 kerja sampai jam 16: 00 istirahat di karenakan sebelum jam 05:00 banyak aktifitas pedagang, tetapi tidak pernah di perhatikan dengan supir pengangkut tanah, dan pengusaha tambang yang ada di lokasi kaliwungu selatan.