Kyai Pancasila Tolak People Power.

0
292

Modusinvestigasi.com | Semarang | Tim KMI

Kyai Pancasila yang juga Ketua Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Tengah, Kyai Akhmad Robani Albar menegaskan pihaknya menolak People Power yang dilakukan terhadap pemerintahan yang sah,

“Kami menolak cara-cara penyampaian pendapat yang tidak konstitusional terhadap pemerintahan yang Sah, ini khan negara hukum bukan jalanan,” ujarnya. (Minggu, 19/5).

Bahkan Robbani juga menjelaskan untuk menjaga NKRI dari berbagai faham radikal yang tumbuh subur saat ini, maka diperlukan kesiapan semua pihak untuk terus mengawal  dan menjaganya,” Kegiatan ini sudah dimulai dengan diresmikannya Kampung Pancasila di Genuk Semarang oleh Walikota Semarang beberapa waktu lalu, dan kini Kami pun akan mengkader Para Kyai Pancasila untuk menghadapi faham radikal yang bisa mengancam NKRI,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Dewan Pembina Forum Jateng Gayeng (FJG),H. Ir. Joko Wahyudi mengungkapkan kebanggaannya atas prakarsa kadernya di FJG yang semakin komitmen dalam turut menjaga NKRI dari gerusan faham radikalisme yang kini semakin berkembang di Negeri ini,” Kami sangat bangga, mereka selalu siap untuk menjaga NKRI dari ancaman faham radikalisme,” tuturnya.

Joko juga berencana akan memantapkannya melalui Forum Pengajian yang selama ini rutin diselenggarakan di Mushola Hotel Aston Semarang,” Besok tanggal 24 semuanya kami undang untuk bisa memantapkan kegiatan ini dengan baik agar bisa bermanfaat bagi Masyarakat, Nusa dan Bangsa,” tandasnya. Sebagaimana penelusuran Media ini, memang pada jumat, 12 April 2019 lalu Walikota Semarang bersama para pejabat lainnya telah meresmikan Kampung Pancasila yang berlokasi di Karangtengah II Kecamatan Genuk Kota Semarang Jawa Tengah.

Hal ini guna menegaskan kepada pihak lainnya, bahwa Pancasila harus selalu dijadikan pondasi dalam kehidupan  bermasyarakat dan bernegara .”‘Salah satunya Nilai-nilai Pancasila harus disosialisasikan di Masyarakat  melalui Kampung Pancasila yang baru dibentuk pertama kalinya.di Indonesia, semoga ini bisa ditiru oleh daerah-daerah lainnya untuk terus mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,”‘ Pungkas Robani yang dijuluki Kyai Kampung.***