MERAWAT DEMOKRASI MELALUI PILKADA SUKABUMI

0
32

Oleh: Priatna Ibrahim, M.Ud.

Indonesia merupakan bangsa yang sangat besar, oleh karena itu sudah sepantasnya membangun negaranya dengan berbasiskan otonomi daerah. Masa reformasi merupakan titik awal dari perwujudan demokrasi guna mewujudkan bangsa yang dewasa. Undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang Otonomi Daerah merupakan sebuah komitmen upaya pembangunan daerah di Indonesia dengan sistem desentralisasi.

Otonomi daerah memberikan kebebasan daerah untuk membangun daerahnya sendiri secara mandiri dan berdikari, termasuk dalam hal memilih pemimpin kepala daerah.

Pemilihan kepala daerah yang berlangsung sejak 2005 merupakan langkah awal pemerintah serius dalam menjalankan undang-undang otonomi daerah.

Meskipun pada tahun 2005 belum memiliki regulasi mengenai pemilu, dorongan untuk melakukan Pemilihan Kepala Daerah secara mandiri mulai dirasakan di seluruh penjuru negeri. Barulah Pilkada 2007 di DKI Jakarta menjadi salah satu Pilkada yang dilaksanakan secara mandiri berdasarkan Undang-undang Penyelenggaraan Pemilihan Umum nomor 22 tahun 2007 menjadi percontohan berikutnya di daerah-daerah yang kemudian dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya yaitu 2008 dan 2010.

Regulasi pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah kian mendapatkan perhatian yang signifikan dari pemerintah. Perbaikan dan perubahan terus dilakukan hingga akhirnya tercipta Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Undang-Undang nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-Undang.

Pada tahun 2020 Indonesia kembali menggelar agenda akbar yang dinantikan masyarakat daerah yaitu dengan diselenggarakan Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota secara serentak. Rencana awal Pemilihan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2020 mendatang, terpaksa harus diundur karena telah terjadi sebuah bencana nonalam pandemik Covid-19. Kendati demikian, Pemilihan tahun 2020 akan tetap digelar pada tanggal 9 Desember 2020 nanti. Kurang lebih ada 270 daerah yang akan melaksanakan pemilihan, mencakup 9 pemilihan Gubernur, 224 pemilihan Bupati, dan 37 pemilihan Wali Kota.

Pemilihan Kepala Daerah tahun 2020 tentu saja bukanlah satu-satunya pemilihan yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia melainkan pernah dilaksanakan pula pada tahun 2015 dengan 269 wilayah, 2017 dengan 101 wilayah dan 2018 dengan 171 wilayah Pemilihan. Di antara 270 wilayah yang melaksanakan pemilihan pada tahun 2020 Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu daerah yang melaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.