Millennial Road Safety Festival di Ponpes Nurul Furqon, Gelas pun Ikut Pecah

0
309

Modusinvestigasi.com | BOGOR | Jhodi/Iqbal

Kegiatan Millennial Road Safety Festival (MRSF) menggandeng Pondok Pesantren Nurul Furqon Kecamatan Cibinong. Berbagai atraksi ditampilkan Polres Bogor, termasuk memecahkan gelas.

Acara ini dimulai pada pukul 08.00 WIB, Sabtu (9/3) dibuka oleh sambutan Kasat Lantas Polres Bogor AKP M. Fadli Amri SH SIK Mhum, yang menekankan tentang pentingnya keselamatan generasi milennial sebagai generasi penerus bangsa.

Dilanjutkan dengan sambutan KH Jejen Syukrillah sebagai pimpinan Ponpes Nurul Furqon yang menyambut hangat kegiatan ini, dan memberikan sepatah katanya kepada para anak murid.

MRSF adalah agenda pemerintah pusat yang sangat care dengan kaum milenial. Acara ini dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia.

“Tujuannya adalah menggaet kaum milenial untuk tertib dan taat berlalu lintas. Anak muda memang lebih sulit untuk dihimbau tapi apabila mengena dihati maka akan terpatri hingga usia senja,” ujar kasat lantas AKP Fadli dalam sambutannya.

Acara selanjutnya adalah tanya jawab tentang lalu lintas, santriwan/wati tampak sangat antusias karena bilamana benar menjawab pertanyaan yang diajukan maka mereka berhak mendapatkan hadiah.

Tidak lepas juga acara safety riding, kali ini 2 orang anggota BM Lantas Polres Bogor yaitu Aiptu Dul dan Bripka Yudo mengajak perwakilan guru dan santri untuk turut serta menaiki kendaraan dan merasakan sensasi safety riding.

Dalam safety riding ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu tidak berkendara sebelum melengkapi surat-surat dalam berkendara, seperti SIM dan STNK.

“Artinya bagi yang belum memiliki SIM dilarang mengendarai kendaraan bermotor,” ucapnya.

Kedua, lanjutnya dalam berkendara harus memiliki etika berlalu lintas dan wajib mematuhi peraturan lalu lintas. Ketiga selalu tertib dalam berlalu lintas dan menggunakan helm SNI.

Keempat pakaian yang digunakan harus safety, menggunakan helm, sarung tangan, sepatu minimal sebatas mata kaki, celana panjang.

“Kami membawa materi safety riding di dalam ponpes ini agar santriwan/santriwati mengerti dan paham  tata cara berkendara yang benar, satu perbuatan baik adalah lebih baik daripada seribu ucapan, “ jelasnya.

“Harapannya para santriwan/wati akan menularkan semangat disiplin berlalu lintas kepada keluarganya dan lingkungan terdekatnya,” tambah AKP Fadli.

Pria berkacamata tersebut juga menambahkan, kegiatan ini tidak terbatas di hari ini saja dan akan dilaksanakan seterusnya tanpa mengenal lelah.

Acara ditutup dengan sulap oleh Brigadir Bayu yang memang memiliki keahlian sulap, ia mengajak seluruh santriwan/wati untuk bersama-sama memecahkan gelas menggunakan kekuatan suara.***