Pemkot Bogor Gelontorkan 3,6 M Tertibkan Relokasi PKL di 3 Titik Pasar Anyar

0
61

Modusinvestigasi.com | Bogor | Veronica / Jhodi 

Demi memuluskan langkah pemindahan Pedagang kaki lima (PKL) di tiga titik, pihaknya akan menggelontorkan dana sebesar 3,6 Miliar rupiah.

Dana tersebut, diambil pihaknya dari Corporate Social Responsibility (CSR), atau dana tanggung jawab sosial dari sejumlah perusahaan yang ada di Kota Hujan.

Dana tersebut akan menyasar sekitar 1300 PKL, yang tersebar di tiga lokasi terpisah. Mulai dari PKL MA Salmun, PKL Sawo Jajar, hingga PKL Plaza Dewi Sartika.

“Pertama kita akan pindahkan PKL yang ada di sepanjang Bank Jabar, hingga PKL Blok F ke Nyi Raja Permas. Kedua, pemindahan PKL yang ada di sekitaran Dewi Sartika, PKL Sawojajar ke depan Apollo. Kita juga akan usahakan memberikan bantuan kepada para PKL dengan dana CSR, setiap pedagang akan menerima bantuan berupa etalase atau gerobak, yang masing-masing harganya sekitar 3 juta rupiah,” katanya.

Sementara itu, Koordinator PKL MA Salmun Apip Hamid menilai sangat mengapresiasi langkah yang diambil pemkot, demi memberikan perubahan yang signifikan kepada pasar tradisional.

Namun dirinya menilai, alangkah lebih baiknya jika pemkot memberikan kepercayaan penuh kepada para PKL untuk menata dirinya secara mandiri, tanpa adanya program dan kebijakan maupun campur tangan pemerintah. Ia menilai PKL juga sanggup mengatur posisi berjualan, kebersihan, keamanan, kenyamanan, hingga segala bentuk menejemen lainnya, yang memiliki inti yang sama demi membuat pasar yang lebih baik lagi.

“Sebetulnya kalau memang ada opsi biarlah para PKL diberikan kepercayaan oleh Pemkot Bogor untuk menata diri. Kami sanggup untuk berbenah diri dengan membuat awning (tenda modern,red) sementara. Tetapi perlu digaris bawahi Pemkot harus memiliki keberpihakan kepada kami. Bukan hanya target Bogor harus bersih kalau memang rakyatnya tidak bisa makan,” tegasnya.

Di lain tempat, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Heri Karnadi mengaku akan mengawasi setiap jengkal lahan yang sudah ditertibkan pihaknya sejak malam perayaan Idul Fitri lalu. Ia juga mengaku akan melakukan penambahan personil, demi meningkatkan pengawasan, di sejumlah titik, yang dinilai menjadi zona merah kembalinya PKL pasca ditertibkan.

“Tentu kita akan melakukan pengawalan demi memuluskan program ini. Intinya semuanya ini demi kebaikan kita semua. Kebaikan pasar, kenyamanan pembeli, kenyamanan pengguna jalan. Jada saya harap semuanya bisa bekerjasama dengan bijak demi menciptakan pasar tradisinal yang lebi baik,” tutupnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here