Penderita Penyakit Tumor, Bertahun-Tahun Tanpa Perhatian Apalagi Bantuan Sosial dan Copid 19 “Pemdes Kedungwuluh Buta Tuli ?”

0
31
??

Modusinvestigasi.com | Pangandaran

Reporter : Budi Setiawan
Rumah kediaman Iin Solihin pria lansia 65 tahun yang menderita penyakit Aneh yang memyerupai Kutil di seluruh tubuhnya. Yang di deritanya bertahun-tahun tidak pernah berobat dikarenakan kondisi ekonomi keluarganya.

Rumah Iin Solihin sangat tidak layak yang berukuran 3X3 Meter itu  berdiri di tanah tokoh masyarakat Tomas Heri warga Desa Kedungwuluh, RT 9 RW 4 Dusun Kedungwuluh kecamatan Padaherang. Kamar tidurpun bersebelahan dengan dapur dan tidak mempunyai MCK ini sungguh sangat miris diera pemerintahan pangandaran hebat yang melesat begitu cepat dan progam infrastruktur di mana-mana sampai pelosok pedesaan terpencil kenapa  masih ada warga tidak mampuh dan sakit bertahun-tahun tidak adanya perhatian dari perintahan Desa Kedungwuluh atau Pemerintah Kabupaten seakan Buta Tuli.
Iin Solihin guna memenuhi kebutuhan sehari – hari dirinya dibantu pemilik lahan yang menjadi tempat tinggalnya sekarang, juga mengandalkan suruhan dari para tetangga sekitar dan para dermawan yang menyisihkan rezeki na kepada solihin.
Dari DTKS Kemensos dari Aplikasi SIKS – NG, Update Januari 2020 ini tidak mendapatkan BST apapun apalagi sejak Pandemi Covid – 19, tidak dimasukan ke BLT DD oleh Pemerintahan setempat.
Menurut salah satu tokoh masyrakat pernah mengajukan kepada Pemerintahan Desa, namun sampai sekarang belum ada langkah yang kongkrit dari pihak Pemdes, bahkan sempat kesal kepada sikap Pemdes yang seolah – olah tidak respek terhadap sosial teks di masyarakat, padahal sudah menjabat 2 periode kepemimpinannya, tandasnya.
Dari pihak Kepala UPTD Puskesmas Padaherang Suryati, Kamis (03/07/2020) mengunjungi ke kediaman Iin Solihin, mengatakan bahwa ini merupakan tanggungjawabnya atas laporan dari rekan media. Laporan pun ditindaklanjuti langsung guna mengecek kondisi benjolan – benjolan diseluruh tubuh pasien untuk dirujuk ke RSU Ciamis langsung ke Dokter Specialis Kelamin dan Kulit, ungkapnya.
Lebih lanjut, pemeriksaan sementara hari ini menurut dokter Puskesmas Padaherang baru diduga ini jenis penyakit tumor yang dibiarkan sehingga menjalar ke seluruh tubuh pasien. Mudah – mudahan benjokal besar ditangan sebelah kanan bisa diangkat dan sembuh kembali. Tentunya dengan do’a dan kerjasama semua masyarakat, pungkasnya.
Dari pihak Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran Tomi secara adminitrasi untuk pengobatan berupa BPJS sudah bisa digunakan hari ini sejak pengajukan kemaren, hari ini pihaknya bersama Basnaz akan datang untuk mengunjungi kondisi Iin Solihin, jelasnya via telpon.
Tambahnya Dinsos Pangandaran dan Basnaz akan memberikan bantuan semaksimal mungkin untuk pengobatan dari Iin Solihin, pungkasnya.***