Penggusuran Warga Cebelok 5A Maupun 5B Diduga Tanpa Alas Hak Yang Jelas Alias Abu Abu

0
38

Modusinvestigasi.com, Semarang – Terkait dengan adanya penggusuran warga cebelok 5A maupun 5B yang di lakukan oleh tim kuasa hukum Dr.Setiawan yang tidak bisa menunjukkan legalitas SHM pada warga cebelok 5A maupun 5B, karena ada dugaan ketidakjeasan kepemilikannya maka warga tersebut menolak untuk di gusur karena tanpa alasan yang jelas ” Ujar Warga Cebelok yang tidak mau disebut namanya sa’at di wawancarai wartawan Modus Investigasi.com “. Pada hari Rabu 02/12/2020 Jam 13.56 Wib tempat cebelok 5A Kelurahan Sambirejo Kecamatan Gayam Sari.

Mengingat penggusuran warga cebelok 5A maupun 5B yang  berada wilayah kekuasan otonomi kelurahan Sambirejo kecamatan Gayam Sari, maka yang di lakukan oleh tim kuasa hukum Dr.Setiawan didalam aksinya penggusuran warga cebelok 5A maupun 5B di lakukan dengan cara itimidasi atau premanisme, padahal  aksi tersebut yang di lakukan oleh Orang orang dari Dr.Setiawan maupun  kuasa hukumnya tanpa alas hak

yang jelas, dengan ini  warga cebelok 5A maupun 5B bersatu padu untuk melakukan perlawanan secara yurridis atau hukum , dan warga cebelok yang sekarang masih bertahan akan menguasakan  hukum pada kuasa hukum yang di tunjuk oleh warga Cebelok sudah di persiapkan  ” Jelas salah satu warga.

Setelah warga cebelok 5A dan 5B diwilayah kelurahan Sambirejo kecamatan Gayam sari  di wawancarai tentang penggusuran tersebut serta menolak penggusuran karena tanpa alas hak yang jelas alias abu abu yang dilakukan oleh tim kuasa hukum atau pihak dari Dr.Setiawan, dengan adanya penggusuran warga  cebelok 5A maupun 5B yang berjumlah 200 Kepala keluarga dan sudah menunjuk kuasa hukumnya Sugiyono SE.SH.MH. dan rekan rekan untuk menyelesaikan penggusuran warga yang legalitasnya Dr.Setiawan masih di ragukan, dikarenakan Tim dari kuasa hukum dari Dr.Setiawan belum bisa menunjukkan surat legalitasnya.” Tandasnya.

Maka dari itu warga cebelok 5A dan 5B berharap pada dinas terkait BPN dan Lurah maupun Camat atau pada Aparatur Penegak Hukum ( APH ) untuk menindak lanjuti secara profesional dan jangan tebang pilih ,dan hukum jangan sampai  tajam dibawah tapi tumpul diatas, warga cebelok berharap bahwa sebagai Abdi Negara jangan sampai keluar dari Kode Etik yang sudah di gariskan di institusi masing masing ,dan Sebagai Bangsa Indonesia jiwa patriot harus dimiliki oleh tiap warga negara Indonesia dan  NKRI harga mati ” Himbau salah satu warga yang tidak mau disebut namanya. (Heru/Tuti)