Rumah Komersil Berkedok Subsidi 

0
74

Reporter : Veronica 

Modusinvestigasi.com | Bogor – Perumahan untuk segmen menengah ke bawah, yang diperuntukkan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dinilai paling aman meskipun dalam situasi tahun politik dan ekonomi yang tidak stabil akibat faktor eksternal. Alhasil, tak hanya pengembang kecil, pengembang besar juga ikut bermain proyek perumahan subsidi.

CEO Elang Group, Elang Gumilang, mengatakan banyak pengembang yang tertarik menyasar segmen ini karena permintaan rumah pasti akan selalu ada.

“Apalagi pasar untuk segmen menengah juga belum membaik. Jika pengembang mau mencari aman, maka masuk ke segmen menengah ke bawah,” kata Elang kepada Bisnis, Minggu (12/07/2020).

Dia juga menilai sifat willingness to pay pada segmen ini lebih kencang karena membeli hunian bukan dijadikan sebagai produk investasi, tapi memang merupakan suatu kebutuhan.

Lanjut dia, oleh karena perumahan subsidi bukan proyek pemerintah, siapa saja bisa mengerjakan proyek tersebut. “Karena bukan proyek tender pemerintah, jadi bebas, siapa saja boleh bangun karena backlog perumahan masih sangat tinggi,” kata Elang

Elang mengatakan prosedur menggarap rumah subsidi tidak berbeda jauh dengan perumahan komersial. Yang membedakan adalah pemerintah sudah menetapkan batas harga untuk rumah subsidi. Namun batas harga tersebut berbeda di setiap daerah.

Elang Group yang sebelumnya ikut mengerjakan proyek segmen menengah, Elang mengatakan pihaknya akan kembali fokus menggarap perumahan segmen menengah ke bawah, khususnya perumahan untuk MBR.

Elang Group tengah menyiapkan pembangunan 5.000 unit rumah subsidi di kawasan Bogor dan Sukabumi. Pembangunan akan dilakukan secara bertahap, di mana pada tahap pertama kan dibangun sekitar 1.100 unit rumah.

Proyek tersebut akan dibangun di area segitiga emas Bogor, terletak tak jauh dari jalan tol dan stasiun commuter line Bogor, sehingga Elang menilai inilah yang menjadi kelebihan proyeknya. Selain itu, daerah lain yang akan dikembangkan proyek tersebut adalah Sukabumi.***