Setengah Bungkus Mie Instan Untuk Bantuan Banjir

0
131

Modusinvestigasi.com | Kabupaten Bandung

Reporter : Jerinsen Panggabean

Aparat desa hanya mampu memberi bantuan ½ bungkus mie instan per-orang ketika terjadi banjir besar di Desa Banjaran Wetan, Kec. Banjaran, Kab. Bandung. Jawa Barat. Karena anggaran dana desa belum turun.

Senin, 4 Mei 2020, masih terlihat jelas bekas banjir besar  yang terjadi di Desa Banjaran Wetan, Kec. Banjaran ketika Wartawan KMI akan mengonfirmasi pemberitaan pada pihak Kepala Desa atas kejadian banjir besar yang terjadi pada tanggal 30 April 2020 sebelum dikirimkan ke redaksi untuk diterbitkan.

Isi pemberitaan yang ingin dikonfirmasikan adalah soal minimnya bantuan yang diberikan oleh pihak pemerintah Desa Banjaran Wetan pada warganya. Terdapat 8 RW yang mengalami dampak banjir pada tanggal  30 April tersebut dengan 347 Kepala Keluarga.

Beberapa warga yang tinggal di beberapa RW mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah desa.

Di wilayah Kampung Muara, RW 01,  Pak Asep Rojak selaku ketua RW  menyebut:  Banjir kali ini  adalah yang terbesar dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Kampung Muara yang terdiri dari 5 RT terdapat sekitar 70 kepala keluarga yang terkena dampak banjir. Tidak semua rumah yang terkena banjir, kebanyakan adalah yang  posisi rumahnya rendah dan dekat dengan aliran sungai,ujarnya. Ketika Wartawan menanyakan soal bantuan dari pemerintah desa, Pak Asep Rojak menyebut bahwa hanya ada bantuan berupa 5 dus mie instan. Mendengar penjelasan ketua RW, warga yang mendengarnya mengatakan:  “kebagian ½ bungkus per-orang”.

Pemerintah Desa Banjaran Wetan ketika dikonfirmasi oleh Wartawan KMI, membenarkan hal itu. Kami hanya memberikan 5 Dus Mie Instan untuk 6 RW yang terdampak banjir. Ketika Kepala Desa ditanya soal minimnya bantuan tersebut menyatakan bahwa pihaknya tidak memiliki dana sebab anggaran dana desa belum turun. ***