Situasi dan Kondisi Penyebaran Virus Corona Covid -19 dan Pencegahannya di Kabupaten Sumedang

0
24

Modusinvestigasi.com | Sumedang

Reporter : Ade M. Sulaeman

Situasi dan kondisi terkait penyebaran covid-19 pada tanggal 23 Maret 2020 di kabupaten Sumedang perlu diwaspadai. Saat ini ada 1 orang yang terindentifikasi positif covid-19. Yang bersangkutan terpapar covid-19 di Bandung.

Dikonfirmasi ke Sumedang karena KTP dan domisilinya di kecamatan Sumedang Selatan. Kondisi yang bersangkutan terlihat sehat dan tidak menunjukan gejala sakit. Tetapi berdasarkan hasil testing positif. Sekarang sudah diisolasi di RSUD Kabupaten Sumedang. Selanjutnya dapat kami laporkan perkembangan lengkapnya sebagai berikut :

– positif covid-19 : 1 orang

– pasien dalam pengawasan (PDP) : 1 orang

– orang dalam pemantauan (ODP) :

  1. ODP berisiko yaitu orang yang   datang dari wilayah yang terkonfirmasi covid-19 tapi tidak ada gejala sebanyak 1807 orang
  2. ODP bergejala yaitu orang yang datang dari wilayah terkonfirmasi covid-19 dan gejala sebanyak 26 orang

Lonjakan ODP beresiko terjadi karena terindentifikasi adanya warga di beberapa kecamatan (yang paling banyak kec.cisarua, kec.cibugel, kec. Jatinunggal, kec. Ujunglaya, kec.tomo, kec. Paseh) yang bermata pencaharian di Jakarta (luar kota) pulang kampung. Saat ini warga masyarakat dimaksud agar melakukan pemantauan secara mandiri dan membatasi interaksi sosial untuk jangka waktu 14 hari ke depan . Apabila ada keluhan diantaranya: demam,batuk,sakit tenggorokan agar berkunjung ke fasilitas kesehatan terdekat.

  1. Hasil telecanference dengan Gubernur Jawa Barat H. M Ridwan Kamil yang dilaksanakan tadi pagi. Akan dilakukan tes masiv covid-19 di seluruh wilayah di Jawa Barat termasuk di wilayah kabupaten Sumedang.

Pelaksanaan tes masiv covid-19 ini menurut gubernur bukan untuk mengetes semua orang. Akan tetapi rest secara uji petik untuk membuat peta sebaran di daerah masing-masing.

Tes masiv covid-19 terbagi dalam 3 kriteria yaitu kriteria A, B, C dengan penjelasan per kriteria sebagai berikut.

– kiriteria A adalah tes yang dilakukan kepada yang memiliki resiko paling tinggi.

Seperti ODP, PDP, dan keluarga pasien/ tetangga yang masuk 60 kontak terdekat serta petugas kesehatan di RS yang sedang menangani covid-19 tes untuk katagori A) dilakukan di rumah sakit atau dasar to daar , katagori B adalah, kalangan profesional yang rawan terhadap interaksi sosial yang besar.

Seperti,para ulama,petugas kesehatan Puskesmas, TNI/Polri , babinkamtibmas, Babinsa,para kepala dinas, Anggota DPRD,dan para pedagang pasar, kategori ini akan melalui proses Drive thru,tes kategori ini (B) akan dilakukan di lapangan atau tempat parkir yang luas, kategori (C) yaitu, masyarakat Yang mau diperiksa serta mempunyai gejala sakit, kategori b dan C akan melaksanakan testing secara Drive thru melalui surat panggilan,tes ini di laksanakan hanya dengan durasi waktu 15 menit dan prioritas akan mendahulukan yang berada pada kategori A.4, berkaitan dengan pelaksanaan tes terhadap tiga kategori di maksud, terlebih dahulu akan kita mendata dan mendaptarkan siapa siapa saja yang berada di tiap kategori nya, yang di sampaikan melalui aplikasi pikobar (pusat impormasi dan koordinasi covid-19 Jawa Barat), dan tes ini akan di prioritaskan untuk yang berada pada kategori A terlebih dahulu, 5_selanjutnya, Pemda kabupaten Sumedang juga telah bekerja sama dengan Universitas Padjadjaran, melalui pembuatan sebuah aplikasi self assessment reporting covid-19 yang selanjutnya dengan aplikasi Amari covid-19,Amari covid-19 adalah aplikasi mawas diri covid-19,di gunakan untuk indentifikasi awal dan edukasi infeksi covid-19 bagi masyarakat Sumedang aplikasi ini bukan alat diagnosis penyakit covid-19 atau pengganti layanan kesehatan oleh tenaga medis, tetapi untuk memberikan informasi dalam bentuk digital Tetang upaya praktis pencegahan infeksi covid-19 yang dapat menjangkau masyarakat luas dalam waktu cepat,siang tadi , aplikasi ini di serahkan secara virtual dalam tele conference dari rektor Demikian, selanjutnya kepada segenap warga masyarakat kabupaten Sumedang agar mentaati serta melaksanakan seluruh imbauan dan anjuran dari pemerintah bagian Humas dan protokol Setda kabupaten Sumedang.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here