Beranda Daerah Harga Minyak Goreng di Depok Tembus Rp15.000

Harga Minyak Goreng di Depok Tembus Rp15.000

2
0

Modusinvestigasi.Online, Depok – Emak-emak di Kota Depok pasti sudah mulai teriak dengan adanya kenaikan harga minyak goreng. Kamis (25/11/2021), salah satu sembilan bahan pokok (Sembako) ini naiknya sudah mulai gila-gilaan.

Disejumlah pasar di Kota Depok, naiknya harga minyak goreng tembus Rp15 ribu. Melambungnya harga, terus merangkak sejak sebulan lalu.

Salah satu penjual minyak kemasan di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Rayen mengatakan, kenaikan harga minyak tersebut bahkan, mencapai belasan ribu rupiah. “Banyak kenaikannya, biasanya kan Rp24-25 Ribu untuk kemasan 2 liter. Sekarang jadi Rp38-40,” ungkap, Jumat (26/11/2021).

Rayen membeberkan, kenaikan harga minyak tersebut berdampak pada minat pembeli yang mulai berkurang.

“Pasti berkurang minat pembeli karena kan harganya mahal,” ujarnya.

Pedagang minyak lainnya, Pepen menuturkan, minyak yang dijualnya juga mengalami kenaikan harga yakni sebesar Rp10 Ribu.

“Pemerintah setempat tidak cepat tanggap mengenai persoalan tersebut,” tuturnya.

Menurut dia, selain kenaikan harga, minyak goreng juga menjadi langka di agen. Pasalnya, bahan yang tidak mencukupi dilapangan.

“Mereka (agen, red) ngeluarinnya nggak banyak-banyak, soalnya krisisnya bakal panjang, bisa langka,” jelas Pepen.

Senada, penjual minyak goreng di Pasar Musi, Nur mengakui, dia juga mengalami nasib serupa dengan pedagang minyak lainnya. Dampaknya, Nur hanya kedapatan membeli setengah persediaan barang daripada sebelumnya. Akibat, kenaikan harga minyak yang mencapai Rp10 ribu hingga Rp15 ribu.

“Biasanya ada 10 karton sekarang cuma 5 karton. Otomatis pembelinya juga menurun,” terang Nur. (Vhe)

Bahkan, kata dia, kenaikan harga minyak goreng sudah terjadi sejak satu bulan yang lalu.

“Naiknya udah dari bulan lalu, bukan hanya jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru aja,” beber Nur.

Menanggapi hal itu, Kepala UPT Pasar Agung, Biher Purba menjabarkan, belum mengetahui secara pasti penyebab dari fenomena naiknya harga minyak goreng tersebut. Naik harga minyak dipasaran sebagai rutinitas menjelang hari raya.

“Kita gak tau di hulunya seperti apa, yang pasti ini rutinitas jelang hari raya,” bebernya.

Artikel sebelumyaRSU Aghisna Cilacap Terima layanan BPJS Kesehatan
Artikel berikutnyaData Kependudukan Perlukan Pembaharuan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here