Modusinvestigasi.Online, Cilegon – Kejari Cilegon mengusut dugaan korupsi di bank milik Pemkot Cilegon, PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cilegon Mandiri (BPRS). Direksi bank sudah diperiksa dalam kasus tersebut.
Pemeriksaan dilakukan sebelum penyidik menggeledah kantor bank pada Kamis (6/1). Dugaan korupsi itu kini di tahap penyidikan. Direksi diperiksa saat kasus tersebut pada tahap penyelidikan.
“Yang pasti, kami sudah periksa pihak-pihak BPRSCM, sudah pasti Dirut-lah yang bertanggung jawab dalam proses pembiayaan itu,” kata Kasi Intel Kejari Cilegon Atik Ariyosa kepada wartawan, Jumat (7/1/2021).
Lantaran kasusnya baru naik penyidikan pada Rabu (5/1), penyidik belum memeriksa baik direksi maupun pihak terkait dalam tahap penyidikan ini.
“Mereka sudah diperiksa untuk tahap penyelidikan, tapi kalau untuk penyidikan belum,” kata dia.
Atik menyatakan pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci siapa dan berapa orang yang diperiksa. Alasannya, kasus ini masih dalam proses penyidikan. Penyidik masih mengumpulkan bukti-bukti terkait pengusutan kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan.
“Untuk saat ini kami mohon maaf belum bisa sekonyong-konyong menyebut nama tersangka. Ini kan masih penyidikan awal, jadi kami hanya mengumpulkan alat bukti,” tuturnya.
Kejari Cilegon mengusut dugaan korupsi pemberian fasilitas pembiayaan pada 2017 hingga 2018. Dalam penggeledahan Kamis (6/1), penyidik menyita tiga koper dokumen berkaitan dengan kasus tersebut. (YS/Red)