Upacara Peringatan Hari Jadi Sumedang Ke – 443

0
20

Modusinvestigasi.com, Sumedang – Upacara Peringatan Hari Jadi Sumedang (HJS) ke-443 dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumedang di Lapangan Upacara Setda dimana sebagian peserta upacara mengikuti melalui Live Streaming Video Conference dari tempat masing-masing.

Tema HJS ke-443 Tahun 2021 yakni “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional” dipilih dalam rangka mengkonsolidasikan seluruh komponen daerah serta mendayagunakan segenap potensi daerah.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir memaparkan dalam sambutannya bahwa Pandemi Covid-19 berdampak pada masyarakat, terutama di bidang ekonomi.

“Hal ini menjadi dua hal dilematis yang harus dihadapi bersama, antara menjaga kesehatan masyarakat dan memastikan roda perekonomian tetap berjalan,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Dony, pemerintah telah berkomitmen untuk memprioritaskan aspek keselamatan dan jaminan kesehatan masyarakat, seraya terus berupaya seoptimal mungkin agar pertumbuhan ekonomi tetap positif.

“Sektor pertanian merupakan salah satu sumber Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) potensial yang relatif bisa bertahan dengan kontribusi sebesar 19,81 persen, setelah sektor informasi dan komunukasi dengan kontribusi sebesar 22,90 persen,” tuturnya.

Namun di sisi lain, lanjutnya, persentase penduduk miskin di Kabupaten Sumedang Tahun 2020 mengalami kontraksi ke angka 10,2 persen setelah sebelumnya mengalami penurunan yang progresif dari tahun 2018 ke tahun 2019 sebesar 0,7 persen.

“Pada Tahun 2020, rasio tingkat kemiskinan Kabupaten Sumedang dengan rasio pertumbuhan sebesar 13,07 persen atau masih berada di bawah rata-rata provinsi Jawa Barat sebesar 14,04 persen,” ujarnya.

Dikatakan, APBD Kabupaten Tahun Anggaran 2020 untuk penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid 19 mencapai Rp. 216 miliar lebih.

“Anggaran tersebut sudah dialokasikan untuk bidang kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial,” terangnya.

Ditambahkan Bupati, di tengah Pandemi Covid-19 Kabupaten Sumedang juga mendapatkan Dana Intensid Daerah (DID) karena berhasil menangani virus Corona.

“Alokasi DID digunakan untuk kesehatan dan ekonomi. Untuk ekonomi diarahkan kepada UMKM, bantuan berupa tunai dan non tunai sarana prasarana alat produksi, bahan baku dan ternak,” ujar Bupati.

Bupati juga memaparkan beberapa capaian proyek-proyek pembangunan Pemkab Sumedang tahun 2020, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten, Provinsi, maupun APBN.

“Beberapa capaian proyek pembangunan Pemkab Sumedang antara lain, realisasi pelaksanaan program Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat bulan desember tahun anggaran 2020 sebesar Rp. 243 miliar lebih. Selain itu, realisasi kegiatan kontruksi sebanyak 745 paket dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 196 miliar lebih,” imbuhnya.

Bupati mengatakan, di tengah keterbatasan akibat Pandemi Covid-19, Pemkab Sumedang telah menciptakan beberapa inovasi dan mengukir prestasi.

“Saat ini telah banyak penghargaan yang berhasil kita raih di antaranya penghargaan Kabupaten Terbaik ke-3 Wilayah Regional II Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2020 dari Kemendagri. Piala Adhigana Kategori Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Teladan Tingkat Nasional dari Menteri PANRB RI yang diraih oleh Sekda Sumedang Herman Suryatman atas inovasi Sakip Desa dan Transformasi Digital. Penghargaan Top 10 dan Top 32 pada Kompetisi Inovasi Jawa Barat Tahun 2020 dari Pemprov Jabar. Penghargaan Innovative Government Program Of The Year atas berbagai inovasi daerah pada Marketer Editor’s Choice Awards 2020 dari Markplus. Penghargaan Innovative Government Awards 2020 Kategori Sangat Inovatif dari Kemendagri.

Penghargaan Terbaik I Kategori Kabupaten dengan Kinerja Terbaik dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun ke-2 Tingkat Jawa Barat dari Pemprov Jabar. Anugerah Kebudayaan tahun 2020 dari PWI Pusat. Anugerah The Best Overall untuk Bupati Sumedang pada ajang Indonesia Visionary Leader Season VII dari MNC Grup dan Kemendagri. Serta masih banyak lagi penghargaan-penghargaan lainnya,” paparnya.

Masih dikatakan Bupati, saat ini Kabupaten Sumedang juga akan mendapatkan penghargaan dari Kemenpan RB yang masuk pada deretan terbaik tingkat nasional.

“Berbagai raihan prestasi tersebut harus kita syukuri, bahwa dengan kerja keras dan kerja sama dari segenap komponen daerah, serta izin Allah ternyata Kabupaten Sumedang kini mampu menjadi salah satu kabupaten terbaik di tingkat nasional,” tukasnya.

Terakhir Bupati mengimbau kepada warga Kabupaten Sumedang supaya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik sehingga bisa tetap produktif dalam bekerja tapi aman dari Covid-19.

“Mari bersama-sama membangun Sumedang karena pemerintah tidak ada artinya tanpa bantuan masyarakat,” pungkasnya.

Upacara di Setda diikuti oleh Wakil Bupati H Erwan Setiawan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Herman Suryatman, dan beberapa tamu undangan yang jumlahnya dibatasi.

Pada kesempatan tersebut diserahkan penghargaan diantaranya kepada Ipul Saepulloh atas nama Panti Baca Ceria Taman Bacaan Masyarakat Kreatif Berekreatif Tingkat Nasional Tahun 2020 dari Kemendikbud, Lia Silvia Dewi sebagai Juara I Duta Baca Jawa Barat dan Brand Ambassador Duta Baca Jawa Barat tahun 2021, Berliana Fasya Syamira sebagai Terbaik I Jabar Bercerita Challengge Berkisah Cerita Legenda untuk Siswa-Siswi SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat, dan Erika Naelatul Septiani sebagai Terbaik II Jabar Bercerita Challenge Berkisah Cerita Legenda untuk siswa siswi SMA Tingkat Provinsi Jawa Barat.

(Ade)