Serikat Pewarta DPC GARUT: “Penulis BeritaTidak Cukup Minta Maaf”

0
26

Modusinvestigasi.com, Garut – Pasca tersiarnya kabar miring yang di lansir sebuah media online bertajuk ” Ketua MKKS Garut Diduga Lakukan Pengkondisian Kepala SLB”. Tak pelak menuai kontroversi serta azaz manfaat oleh oknum yang mencari keuntungan mengatas namakan yang dicatut dalam pemberitaann tersebut.

Sebelumnya, Pihak lembaga Serikat Federasi Wartawan (Pewarta) DPC Garut, yang merasa namanya “dicatut” dengan tudingan turut dalam pengkondisian, tanpa konfirmasi, menjadi berang.

Menurut Ketua Pewarta DPC Garut, Yusup, pihaknya sudah kedatangan sumber berita,  sekaligus sebagai penulisnya yang meminta maaf.

” Pihak Pewarta memang sempat di datangi penulis berita tersebut yang sekaligus mengaku menjadi sumber berita, meminta maaf secara lisan, Secara personal sesama media kami memaafkan tetapi ketika membicarakan Lembaga ini masih belum clear” Ungkap Yusup.

” Secara humanis kami menerima permohonan maaf dengan pengakuan salahnya. Tapi ini sudah menjadi produk jurnalistik. Harus dtempuh etika profesi, kami minta sampaikan permohonan maaf tersebut dalam bentuk berita di media yang sama dan media lainnya” Tandas Yusup.

Wakil ketua Serikat pewarta DPC garut, Yoyo karya, menambahkan Sejauh ini langkah profesional yang di harapkan lembaga belum di tempuh, pihak penulis dan medianya.dan saat ini kami harapkan langkah propesional itu.

“jangan sampai ini menjadi asumsi publik sudah clear,  kami punya batas waktu untuk menunggu klarifikasi profesional dalam etika jurnalist”tambah Yoyo karya.

Yoyo karya pun menambahkan.dalam permasalahan ini, hati-hati pihak yang diduga dimanfaatkan oleh orang yang tidak berkepentingan yang mengaku dari pihak serikat pewarta, seolah olah menjadi pahlawan kesiangan. “pihak lembaga  serikat pewarta belum pernah menugaskan anggota untuk mendatangi siapapun dalam kontek apapun ” tandasnya.

Saya sebagai Wakil ketua Serikat Pewarta DPC Garut,  memohon dan meminta kepada intansi apapun. yang punya kepentingan untuk memintakan dan supaya menunjukan legalitas formal dari KTA dan surat tugas, karena, itu untuk menjaga oknum2/hal hal yang tidak diinginkan mengantisipasi dampak negatif terhadap lembaga kami.

(Yudaz)