Beranda Daerah Wabup Bogor Salahkan Camat Atas Pencurian Tanah di Jalan Bomang

Wabup Bogor Salahkan Camat Atas Pencurian Tanah di Jalan Bomang

2
0

Modusinvestigasi.Online, Bogor –

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor masih ragu untuk melaporkan tindak pencurian tanah di lokasi proyek pembangunan Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang).

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengumpulkan Camat Tajurhalang, Kemang dan Bojonggede, untuk membahas masalah ini di Kantor Wakil Bupati Bogor, Rabu (10/11).

“Tadi sudah kumpul dengan perwakilan desa, Camat Kemang, Bojonggede dan Tajurlang. Intinya mereka semua tidak tahu (tindak pencurian tanah),” kata Iwan.

Iwan pun memerintahkan Satpol PP Kabupaten Bogor dan Inspektorat untuk melakukan investigas lebih dahulu.

Iwan sangat meyakini, ada pihak berkompeten terlibat dalam aksi ini.

“Makanya kita investigas internal dulu. Karena ini sering terjadi. Kita mau shock therapy-lah. Bahwa tanah negara tidak boleh seenaknya diambil. Harus ada langkah konkret,” tegas Iwan.

Iwan bersesimpulan, ada salah komunikasi antar pemerintah desa terkait lokasi pembangunan Jalan Bomang.

Karena ada beberapa desa merasa sebagian tanah itu milik mereka.

“Tapi camat juga ‘kan seharusnya ikut mengawasi. Jangan saat sudah terjadi masalah malah saling lempar tanggung jawab,” kata Iwan.

Tidak kurang lahan yang dikeruk berada di areal seluas tidak kurang dari satu hektare.

Hasil galian pun menimbulkam cerukan sedalam tiga meter dari permukaan jalan di kanan-kirinya.

“Itu lahan ‘kan untuk melanjutkan Jalan Bomang. Padahal tahun 2019 saya ke sini, masih rata dengan permukaan jalan yang sudah ada,” kata Iwan saat melakukan Sidak, Jumat (5/11).

Iwan menuding ada oknum masyarakat yang melakukan jual beli tanah tersebut.

Dia pun tidak segan untuk melaporkan peristiwa ini kepada kepolisian agar ditindak sesuai hukum.

Pasalnya, kegiatan gali dan jual beli tanah itu merugikan Pemkab Bogor.

Karena untuk melanjutkan pembangunan jalan, maka Pemkab Bogor harus membeli tanah untuk mengurugnya.

“Ini adalah konspirasi, bukan hanya satu pihak, tapi berbagai pihak yang bermain dengan adanya galian tanah tersebut,” jelasnya.

“Saya akan berkoordinasi dengan Bareskrim untuk mengamankan lahan Pemkab Bogor yang rencananya akan dibangun ke wilayah Bojonggede,” tegasnya. (Veronica)

Artikel sebelumyaPemdes Desa Ciptasari Realisasikan BLT DD Bulan 11 TA 2021
Artikel berikutnyaBandung Lautan Sampah Terjadi Akibat TPA Sarimukti Tidak Beroprasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here